Tentang Kami
BARAK Sumatera, Barisan Rakyat Anti Korupsi Sumatera merupakan Gerakan dari Lembaga Swadaya Masyarakat LSM Sumatera
Mendukung Gerakan Pemberatasan Korupsi di Indonesia.
LSM Barisan Rakyat Anti Korupsi BARAK
Selamat datang dan selamat menjelajah berita-berita terupdate di blog kami.
Blog ini akan menayangkan berita-berita yang terkait dengan pemberantasan korupsi diwilayah Sumatera. Semoga kami dapat membawa manfaat bagi wawasan dan pengetahuan anda. Dewan Pembina: A.B. Salam
Jejak Kasus
Headline :Jembatan Raja Kecik Kota Batam
Ekonomi
Tentang Saya
Jalan Jabar-Jateng Masih Membahayakan Pemudik
JATENG –Barak Sumatera- Jalan penghubung Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah di wilayah Kabupaten Cilacap, hingga memasuki bulan suci ramahdan, dinilai masih membahayakan pengendara. Padahal jalur tersebut termasuk jalan utama arus mudik dan balik hari Raya Idul Fitri. Sumarwoto (37), salah satu pangguna jalan mengatakan, jalan di jalur selatan tersebut masih banyak yang berlubang. "Di Dayeuhluhur yang menjadi daerah perbatasan antara Jateng dengan Jabar, tengah diperbaiki. Namun, perbaikan hanya pemeliharaan rutin saja," katanya, belum lama ini. Selain di daerah perbatasan, jalan juga rusak terdapat di daerah Kecamatan Wanareja hingga ke Majenang. "Pada ruas tersebut, hampir sepanjang jalan masih banyak ditemukan lubang yang cukup dalam dengan diameter berkisar antara 20-30 centimeter. Bahkan jika turun hujan, jalan tersebut menjadi sangat berbahaya, lantaran banyaknya lubang yang tidak kelihatan,jika malam hari" ujarnya. Selain itu, jalan rusak pun masih bisa dijumpai saat memasuki kawasan Kecamatan Karangpucung, Cilacap hingga ke Kecamatan Wangon, Banyumas. Pada ruas jalan tersebut, masih banyak lubang yang belum diperbaiki. "Terutama di daerah Lumbir, Banyumas, masih tampak rusak. Padahal kondisi jalan yang ada di wilayah tersebut berkelok-kelok, sehingga pengguna jalan harus berhati-hati saat melintas," jelasnya. Ungkapan senada juga dikeluhan supir travel Purwokerto-Bandung, Budi (45). Menurutnya, selain jalan yang masih berlubang, ruas jalan bagian selatan juga minim lampu penerangan. "Kami berharap, selain perbaikan jalan yang berlubang, dinas terkait juga memikirkan Lampu Penerangan Jalan (LPJ)," katanya. Sementara, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jalan Nasional wilayah Cilacap-Banyumas, Rudi Harsono, mengakui kalau Penambalan Jalan belum rampung. "Kami telah mengerahkan enam tim untuk menutup lubang-lubang, terutama di jalur utama mudik lebaran. Pekerjaan penutupan lubang di jalan terus dikebut, dan kami berharap H-10 sudah rampung secara keseluruhan," jelasnya layaknya dilansir merdeka.com beberapa waktu lalu. (Aktivis Barak)*
- Blog Comments
- Facebook Comments




